Kami pun setiap malam berada dalam ruangan itu: dia main piano dan aku mendengarkannya. Yang selalu dimainkannya adalah Fur Elise, salah satu mahakarya Beethoven yang selalu membuatku seperti mengambang dalam keheningan untuk kemudian lenyap menjelma butir-butir udara
Filed under: Biography, Sastra | Ditandai: Sapardi Djoko Damono | 1 Komentar »
















