Yoris Sebastian

Bila diminta menjelaskan, apa persisnya yang dia kerjakan, Yoris Sebastian (36) akan menjawab singkat, menyediakan jasa konsultasi yang menawarkan ide kreatif.

“Setiap bisnis adalah bisnis kreatif,”

kata Yoris, yang mendirikan OMG Creative Consulting bersama Sumardy, Yan Gunawan, dan Bernhard Subiakto. Beberapa contoh yang sudah dikerjakan OMG-boleh dimaksudkan sebagai singkatan Oh My Goodness-adalah konsultan pengembangan bisnis konsep ruang rapat fPod di fX Jalan Sudirman, Jakarta; kreatif konseptor Rasuna Epicentrum yang mengusung konsep The Creative Capital of Jakarta; event consultant Black Innovation Award 2009 dan International Young Cretive Entrepreneur Award British Council Indonesia; pemasaran dengan konseword of mouth untuk XL dan kosmetik Caring Colours; konsultan pemasaran kreatif film remaja Queen Bee dan KetikaCinta Bertasbih; sampai konsep bisnis inovatif untuk Avia Tour.

OMG baru berdiri pada 1 April 2007, tetapi Yoris bukan orang baru dalam dunia kreatif. Dia lama bekerja di Haagen Dazs dan Hard Rock Café di bawah MRA Group. Selama di sana, Yoris sempat menelurkan beberapa unit usaha baru, yaitu IP Entertainment, BC Bar, dan majalah MTV Trax.

Keberanian menjadi wiraswasta muncul setelah memenangi kompetisi Young Creative Entrepreneur Award 2006 British Council Indonesia kat

egori musik. Dalam kompetisi internasional di London, dia memenangi juara kedua. “Di inggris saya bertemu banyak usahawan bidang kreatif dan industri musik. Saya melihaat potensi industri kreatif dan belajar industri ini bisa dikerjakan dengan berkolaborasi bersama banyak orang,” kata Yoris.

“Out of the box”

Keraguan Yoris menjadi wiraswasta awalnya karena pengalaman memperlihatkan, berbisnis di Indonesia mengandung risiko politik dan keamanan. Ynag masih membayangi Yoris adalah peristiwa tahun 1998 dengan huru-hara yang menyapu banyak bisnis. Pengalaman dari Inggris menyadarkan Yoris bahwa yang dia kerjakan selama ini adalah bagian dari ekonomi kreatif.

“Waktu itu banyak teman dari perusahaan lain yang minta ide gila dari saya. Awalnya enggak sengaja, lama-lama keterusan,” papar Yoris di fX pekan lalu.

Konsep adalah juga bisnis, sepanjang kreatif, memiliki inovasi, dan bisa diwujudkan. Dia menyebut sebagai “berpikir out of the box, eksekusi inside the box”. Salah satu idenya yang Oh My Goodness itu adalah FPod di fX. Pemilik fX ingin membuat tempat rapat. Tidak ingin membuat tempat rapat yang biasa-biasa saja, pemenang Asia Pacific Entrepreneur Award 2008 kategori Most Promising Entrepreneur itu menghubungi D-Form, wadah para arsitek dan perancang interior.

Akhirnya ke-12 tempat rapat itu masing-masing dirancang 12 arsitek dan perancang interior Indonesia, dari yang muda hingga yang mapan, seperti Alvin Tjitrowirjo, Leonard Theosabrata, Yori Antar, dan Ridwan Kamil. Inilah kelebihan OMG: berkolaborasi dengan tenaga kreatif lain.

Kini, Yoris yang seperti tidak pernah kehabisan energi itu praktis menghabiskan sebagian waktunya di luar kantor. Rapat bersama 11 karyawan seminggu sekali dan tiap orang harus membagi pengalaman dan pengetahuannya, termasuk sang sektretaris yang menyusun jadwal Yoris melalui Yahoo Messenger dan Google Calendar. Di luar OMG, 10 persen waktunya disalurkan untuk Dr M, bermitra dengan Morin, sebagai kelanjutan kemenangannya di Inggris. Dr M membuat distribusi musik lewat jalur digital melalui telepon seluler, lagu yang sudah diluncurkan Lentera Jiwa dari Nugie. Selanjutnya,comic streep untuk remaja.

Satu Tanggapan

  1. […] tidak akan pernah luput dari hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut seseorang. Namun, jangan pernah ngotot jika hal tersebut tidaklah penting untuk […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: