iNDONESIAN MASS TRANSPORTATION

Tulisan ini muncul setelah aku melakukan perjalanan ke rumah kakakku di Cilengsi, Bogor. Aku sudah lama tidak menggunakan angkutan umum, karena jarang melakukan perjalanan jauh. Terakhir mungkin 3 atu 4 bulan yang lalu. Ya, mencoba bernostalgia.

Masih seperti dulu, infrastruktur yang tidak sebanding dengan volume kendaraan dan orang-orang yang termarjinalakan oleh pembangunan yang timpang – pengamen, anak jalanan, pengemis, pedagang asongan. Dan perasan iba, lemah, kasihan, dan tidak terima muncul dalam kalbuku. Rasa kasihan, milik manusia yang tidak punya kemampuan untuk melaksanakan niat baik. That’s me!!! Momen itupun adalah saat rasa sukur muncul, yang mungkin akan terlupa lagi dihapus bahagia dan kesenangan-kesenangan lain yang akan muncul.

Tapi untungnya bis yang aku tumpangi dalam kondisi yang pantas untuk dibilang ‘bus’. Tapi aku tahu, di jalanan sana beroperasi armada-armada angkutan dengan jok yang bolong-bolong, coretan-coretan, body kendaraan yang karatan, kabel-kabel yang semrawut, dan sampah yang bertebaran. Tapi anehnya selalu penuh dengan penumpang. Siapa yang butuh? Angkutan murah, yang terjangkau sebagian besar rakyat republik ini.

Negaraku sedang berkembang, wajarlah. Sejak kapan kondisi seperti ini berlangsung, sepertinya semenjak aku hijrah ke kota ini, kondisinya sudah seperti ini. Mungkin pertanyaan yang tepat adalah “Sampai kapan kondisi seperti ini akan berlangsung?”

Dan aku pun teringat kata-kata Mr Anis Baswedan, rektor Universitas Paramadina, saat ditanya harapannya untuk kota Jakarta:

Saya mendambakan Jakarta yang tidak macet. “Pak, kok terkesan Jakarta sentrik?” Bukan, bukan itu yang saya maksud. Begini, kalau Jakarta bebas macet, berarti ada ‘simpul-simpul’ kesejahteraan di kota lain. Dengan kata lain pembangunan merata di wilayah NKRI. Orang-orang tak perlu lagi datang ke Jakarta untuk sekedar mencari kesejahteraan

I hope so, Mr….

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: