First Articel About Programing

Padahal menggebu-gebu mengkampanyekan iGos (Indonesia go open source), eh malah tugas pertama suruh posting artikel mengenai VB, yang notabene keluaran mbah Gates, yang adalah oposisi dari Richard Stallman cs. Apa boleh baut, tugas ya tugas, murid ya murid, dan inilah hasil copas dari World Wide Web yang melegenda!!!! Selamat membaca Pak Fadli, hehehehe…

Visual Basic merupakan salah satu RAD (Rapid Application Development) Tool yang sangat terkenal mudah untuk dipelajari, digunakan dan cepat dalam membangun suatu aplikasi visual berbasis Windows (98, ME maupun Win 2000). Bahkan, dengan adanya motto yang diluncurkan oleh competitor Microsoft, SUN, yaitu ” Write One Run Everywhere” untuk produk andalannya SUN, yaitu Java, maka sekarang telah banyak sekali vendor-vendor partner Microsoft yang mempermudah anda untuk mengkonversi aplikasi VB anda yang jalan di Windows ke platform lainnya, seperti Linux, AIX, dan masih banyak lagi.

Visual Basic menawarkan pembuatan User Interface (antar muka pengguna)  dalam waktu singkat sekali. Bagi yang pernah bermain dengan C, Turbo Pascal, Turbo Basic, tentu merasakan berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mendesain User Interface sebelum berkonsentrasi ke flow program (business logic).

Dengan melalui Visual Basic, konsep pengembangan aplikasi akan dimulai dengan pembentukkan user interface, kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface (warna tombol, warna layar, judul layar, dll) , dan baru dilakukan penulisan kode program untuk menangani kejadian-kejadian (event).

Pengenalan IDE Visual Basic

Langkah awal dari belajar Visual Basic adalah mengenal IDE (Integrated Developement Environment) Visual Basic yang merupakan Lingkungan Pengembangan Terpadu (Integrated Developement Environment) bagi programmer dalam mengembangkan aplikasinya. Dengan menggunakan IDE, programmer dapat membuat user interface, melakukan koding, melakukan testing dan debuging serta menkompilasi program menjadi executable. Penguasaan yang baik akan IDE akan sangat membantu programmer dalam mengefektifkan tugas-tugasnya sehingga dapat bekerja dengan efisien. Salah satu cara untuk mengaktifkan IDE Visual Basic adalah menjalankannya dari Menu Start, pilih Microsoft Visual Basic 6.0 dan akhirnya pilih shortcut Microsoft Visual Basic 6.0.

Memilih jenis Project

Setelah menjalankan VB, maka IDE VB pertama kali akan menampilkan kotak dialog “New Project” , seperti gambar dibawah ini :

Untuk tutorial pertama ini, mari kita memilih Standard EXE.

Jendela IDE

Setelah memilih Standard Exe untuk proyek yang akan kita coba bahas di sini, maka VB akan menampilkan IDE dimana tempat kita akan memulai membuat aplikasi sederhana kita. Kita akan belajar mengenali semua window-window (jendela) yang ada di IDE VB seperti yang terlihat di gambar berikut ini :

Adapun jendela-jendela yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut :

1. Menu Bar, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll.

2. Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat.

3. Jendela Project, jendela ini berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi. Kita dapat menggunakan icon Toggle Folders untuk menampilkan modul-modul dalam jendela tersebut secara group atau berurut berdasarkan nama. Anda dapat menggunakan Ctrl+R untuk menampilkan jendela project, ataupun menggunakan icon Project Explorer.

4. Jendela Form Designer, jendela ini merupakan tempat kita untuk merancang user interface dari aplikasi yang kita buat. Jadi jendela ini menyerupai kanvas bagi seorang pelukis.

5. Jendela Toolbox, jendela ini berisi komponen-komponen yang digunakan untuk mengembangkan user interface.

6. Jendela Code, merupakan tempat untuk menulis koding. Dapat ditampilkan dengan menggunakan kombinasi Shift-F7.

7. Jendela Properties, merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Sebagai contoh, mengubah warna tulisan (foreground) dan warna latarbelakang (background). Kita dapat menggunakan F4 untuk menampilkan jendela properti.

8. Jendela Color Palette, adalah fasilitas cepat untuk mengubah warna suatu object.

9. Jendela Form Layout, akan menunjukan bagaimana form bersangkutan ditampilkan ketika runtime.

Kita bisa mencoba menutup jendela-jendela tersebut dengan klik di Close button dimasing-masing jendele (window) dan dengan mudah anda bisa menampilkan lagi melalui Menu View.

Toolbox

Jendela Toolbox merupakan jendela yang sangat penting. Dari jendela inilah anda akan memilih control-control (object , komponent) yang nantinya anda perlukan untuk diintegrasikan ke dalam aplikasi anda. Setiap control mewakili fungsi masing-masing. Kita akan belajar semua control-control ini dalam module-module berikutnya. Pada module pengenalan ini, kita akan membahas secara singkat kegunaan dari control-control (object) yang ada pada IDE VB 6.0 ini.

Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing kontrol-kontrol tersebut adalah sebagai berikut :

1. Pointer bukan merupakan suatu kontrol; gunakan icon ini ketika anda ingin memilih kontrol yang sudah berada pada form.

2. PictureBox adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan image dengan format: BMP, DIB (bitmap), ICO (icon), CUR (cursor), WMF (metafile), EMF (enhanced metafile), GIF, dan JPEG.

3. Label adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tidak dapat diperbaiki oleh pemakai.

4. TextBox adalah kontrol yang mengandung string yang dapat diperbaiki oleh pemakai, dapat berupa satu baris tunggal, atau banyak baris.

5. Frame adalah kontrol yang digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya.

6. CommandButton merupakan kontrol hampir ditemukan pada setiap form, dan digunakan untuk membangkitkan event proses tertentu ketika pemakai melakukan klik padanya.

7. CheckBox digunakan untuk pilihan yang isinya bernilai yes/no, true/false.

8. OptionButton sering digunakan lebih dari satu sebagai pilihan terhadap beberapa option yang hanya dapat dipilih satu.

9. ListBox mengandung sejumlah item, dan user dapat memilih lebih dari satu (bergantung pada property MultiSelect).

10. ComboBox merupakan konbinasi dari TextBox dan suatu ListBox dimana pemasukkan data dapat dilakukan dengan pengetikkan maupun pemilihan.

11. HScrollBar dan VScrollBar digunakan untuk membentuk scrollbar berdiri sendiri.

12. Timer digunakan untuk proses background yang diaktifkan berdasarkan interval waktu tertentu. Merupakan kontrol non-visual.

13. DriveListBox, DirListBox, dan FileListBox sering digunakan untuk membentuk dialog box yang berkaitan dengan file.

14. Shape dan Line digunakan untuk menampilkan bentuk seperti garis, persegi, bulatan, oval.

15. Image berfungsi menyerupai image box, tetapi tidak dapat digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya. Sesuatu yang perlu diketahui bahwa kontrol image menggunakan resource yang lebih kecil dibandingkan dengan PictureBox

16. Data digunakan untuk data binding

17. OLE dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft Excel, Word, dll.

bersambung…

2 Tanggapan

  1. […] About Programing (chapter #2) Artikel ini melanjutkan copas artikel kemarin, (nyang katenye first articel about programing?) monggoh […]

  2. […] but not least….., it’s the end of the Trilogy of First Articel About Programing, after this, and this. Good bye for […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: