A Something Weird that Occured to Me in This Factory

05 Maret 2010

Sudah lama ga nulis, mungkin terakhir kali di tahun 2009 ya? Tau ah, lupa. Ketidak konsistenan yang biasa melanda.

Terus kenapa ni mau nulis lagi??

Begini, tadi ada kejadian aneh, misterius, absurd, kalo orang Inggris bilang “It’s weird!”. Ceritanya di tempat kerja, saat aku mengoperasikan si mesin hijau yang sudah tua itu. Begini ceritanya: Hari ini kuawali dengan senyuman, afirmasi, dan segala harapan akan kebaikan-kebaikan yang kan terjadi padaku, hehehehehe.. yap, bangun tidur, sholat, mandi, internetan, dan berangkat kerja. Rutinitas. Kadang membosankan memang, tapi seperti kata daun pintu (karena aku membacanya didaun pintu salah satu kamar mess di pabrik ini)

“Fokus pada tujuan, dan nikmati prosesnya”.

Nah, dalam kondisi ini frase kedua sangat relevan, isn’t it?. Yap, singkat cerita, aku harus mengerjakan benda kerja dengan metode double center. Saat terakhir proses preparing, yang memakan waktu cukup lama, ternyata center tail stock-nya tidak bisa mundur, alias hidrolik tidak mendorong, alias macet. Dan kupanggillah sang supervisor, yang lalu meneruskan memanggil maintenance, dan yang ternyata adalah si Peong. Yah, si Peong mulai beraksi!! pertama: diagnosis masalah, yaitu center tidak nyodok. Kemungkinan-kemungkinan: macet karena karat atau kotor, hidrolik tidak bekerja dengan semestinya, posisi hidrolik batu maju (karena kalau posisi hidrolik batu maju, hidrolik untuk center tidak bekerja, it’s about safety!), atau mesin belum nyala.

Yang terakhir anggap saja faktor yang tidak berlaku. Kemungkinana pertama biasa diatasi dengan: pukulan!. Clear, dipukul berkali-kali tidak ada reaksi. Kemungkinan kedua, harus membuka cover tailstock. Ternyata memang hidrolik tidak bekerja, accepted!. Kemungkinan ketiga, gak lah, si tuas untuk memajukan batu sudah aku coba berkali-kali kok… Lha terus?!?!?! huhf, setelah berjam-jam ( ga dink, paling dua jam) berusaha sekuat tenaga dan mengerahkan semua daya, kami nyerah. Si Peong memanggil sang mbaurekso pabrik, kang Tomo….

Entah kenapa perasaanku tidak enak, bulu kudukku berdiri, seperti ada hembusan angin melewati tengkuk ini (hiiii, seerrrreeeeemm). Yap, kulihat kang Tomo melangkah santai menuju tempatku, sambil menungunya aku coba untuk mengenjot hidrolik itu sekali lagi. Heran bukan kepalang, center itu mundur dengan lancarnya. Center yang aneh (batinku). Akupun terpaku, tak dapat menjelaskan apa yang terjadi setelah kang Tomo berdiri disampingku menyaksikan hal yang aku komplain ternyata tidak ada masalah.

“Endi, jerene mesine rusak???”

, kang Tomo bertanya (mempertanyakan lebih tepatnya). aku diam seribu bahasa, koyo kethtek di tulub!!!!

Satu Tanggapan

  1. […] kutipannya salah diralat ya, ehehe iss. Dulu saat masih di mess pabrik, saya sering baca buku (pinjaman) yang bergenre : self motivation, how to, do and […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: