What’s going on?

Holaaaaa…. It’s long time not see this first-and-still blog I’ve ever created. Yeah, banyak hal terjadi selama kurang lebih 3 bulan ini, itungan kasarnya sih segitu, hehe. Hujan angin, kemarau kering, malam gelap, pagi yang cerah, dan awan yang mendung silih berganti. Dan the wheel of life is always cycling, not so weird heh?. Ok, sudah tahun 2012, dan 5 tahun lalu saya belum seperti ini. Benar kata pepatah:

Lima tahun dari sekarang kita akan sama saja, kecuali dua hal. buku yang anda baca dan orang-orang disekitar anda Baca lebih lanjut

Iklan

Pidato Steve Jobs di Stanford University – Unforgetable

Dia telah pergi, seorang penemu, visioner, yang mengubah wajah perkomputeran manusia modern. Dialah, lewat komputer Macintosh-nya, yang memperkenalkan konsep GUI (Graphical User Interface) pertama kaloi, yang selanjutnya di adaptasi oleh Microsoft dan mengubah cara manusia memanfaatkan komputer.

Ini adalah teks pidatonya saat wisuda mahasiswa Stanford University pada tahun 2005. Berbicara tentang tiga hal, sangat memotivasi. Silahkan disimak, jangan minta translatenya, kalo mau diskusi dipersilahkan.

Stay Hungry, Stay Foolish ~ RIP, Mr. Steve :cheers: Baca lebih lanjut

Steve Jobs – Rest In Peace The Inovator

rip-steve-jobs

rip-steve-jobs

Turut berduka cita 😦

Ini dia idola saya, sang penemu, inovator, yang kata-katanya banyak saya baca dan saya dengungkan berulang-ulang. Dialah pencipta sistem komputerisasi berbasis grafis (GUI), tanpanya mungkin kita tidka akan menemukan benda yang disebut ‘mouse’. RIP.

 

wozniack-jobs

wozniack-jobs

 

google-jobs-rip

google-jobs-rip

 

Microsoft chairman Bill Gates has issued the following statement:

“I’m truly saddened to learn of Steve Jobs’ death. Melinda and I extend our sincere condolences to his family and friends, and to everyone Steve has touched through his work.

Steve and I first met nearly 30 years ago, and have been colleagues, competitors and friends over the course of more than half our lives.

The world rarely sees someone who has had the profound impact Steve has had, the effects of which will be felt for many generations to come.

For those of us lucky enough to get to work with him, it’s been an insanely great honor. I will miss Steve immensely.”

Facebook founder Mark Zuckerberg has issued the following statement:

“Steve, thank you for being a mentor and a friend. Thanks for showing that what you build can change the world. I will miss you.”

Google co-founder Sergey Brin has issued the following statement:

“From the earliest days of Google, whenever Larry and I sought inspiration for vision and leadership, we needed to look no farther than Cupertino. Steve, your passion for excellence is felt by anyone who has ever touched an Apple product (including the macbook I am writing this on right now). And I have witnessed it in person the few times we have met.  On behalf of all of us at Google and more broadly in technology, you will be missed very much. My condolences to family, friends, and colleagues at Apple.”

Google co-founder Larry Page has issued the following statement:

“I am very, very sad to hear the news about Steve. He was a great man with incredible achievements and amazing brilliance. He always seemed to be able to say in very few words what you actually should have been thinking before you thought it. His focus on the user experience above all else has always been an inspiration to me. He was very kind to reach out to me as I became CEO of Google and spend time offering his advice and knowledge even though he was not at all well. My thoughts and Google’s are with his family and the whole Apple family.”

Google chairman Eric Schmidt has issued the following statement:

“Today is very sad for all of us. Steve defined a generation of style and technology that’s unlikely to be matched again. Steve was so charismatically brilliant that he inspired people to do the impossible, and he will be remembered as the greatest computer innovator in history.”

President Obama has issued the following statement:

“Michelle and I are saddened to learn of the passing of Steve Jobs. Steve was among the greatest of American innovators – brave enough to think differently, bold enough to believe he could change the world, and talented enough to do it.

By building one of the planet’s most successful companies from his garage, he exemplified the spirit of American ingenuity. By making computers personal and putting the internet in our pockets, he made the information revolution not only accessible, but intuitive and fun. And by turning his talents to storytelling, he has brought joy to millions of children and grownups alike. Steve was fond of saying that he lived every day like it was his last. Because he did, he transformed our lives, redefined entire industries, and achieved one of the rarest feats in human history: he changed the way each of us sees the world.

The world has lost a visionary. And there may be no greater tribute to Steve’s success than the fact that much of the world learned of his passing on a device he invented. Michelle and I send our thoughts and prayers to Steve’s wife Laurene, his family, and all those who loved him.”

Yahoo co-founder Jerry Yang said:

“Steve was my hero growing up. He not only gave me a lot of personal advice and encouragement, he showed all of us how innovation can change lives. I will miss him dearly, as will the world.”

Twitter CEO Dick Costolo said:

“Once in a rare while, somebody comes along who doesn’t just raise the bar, they create an entirely new standard of measurement.”

Dell founder Michael Dell issued the following statement:

“Today the world lost a visionary leader, the technology industry lost an iconic legend and I lost a friend and fellow founder. The legacy of Steve Jobs will be remembered for generations to come.”

AOL co-founder Steve Case said:

“I feel honored to have known Steve Jobs. He was the most innovative entrepreneur of our generation. His legacy will live on for the ages.”

Apple co-founder Steve Wozniak told CNN:

“It’s like there’s a big hole left in you, and it’s very hard to go back and reflect on all the feelings… Everyone knows what he did—how much life he brought to the world. I think if he had a goal, he certainly far, far overachieved any goals he had from the start of things.

I think Steve Jobs would have had hopes and visions for the future, and he set up Apple Computer really to continue on in his dreams. And I hope that Apple always finds great leaders like him. He made a lot of people happy. How many times can you remember products from a company that just made you happy every time you used them?…

So many people are just so thankful for the life that Steve Jobs largely brought us.”

Source: http://techland.time.com/2011/10/05/ap-reports-apple-says-steve-jobs-has-died/

10 Tips Menjadi Lawan Bicara yang Menyenangkan

Baca juga tips pindahan rumah 🙂

Ketika berbicara face to face dengan seseorang kita harus terlihat antusias dan harus menunjukkan sebagai partner bicara yang baik dan menyenangkan. Akan tetapi masalah yang sering kita hadapi setiap kali kita bertatapan langsung dengan mata lawan bicara tersebut, seketika itu pula timbul rasa tidak nyaman, grogi dan bahkan salah tingkah.

Menjadi teman berbincang yang menyenangkan bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi dengan orang yang baru dikenal. Itu bukti bahwa tidak semua orang betul-betul menguasainya, walau sebenarnya hampir setiap waktu tak lepas dari aktivitas komunikasi dengan orang lain.

Lalu, bagaimana menjadi teman berbincang yang baik dan menyenangkan? Berikut tips dari The Art Of Conversation yang diberitakan oleh laman Yahoo! Shine:

1. Hindari detail pembicaraan yang tidak penting

Terkadang dalam sebuah perbincangan seru, Anda akan merasa terpojok terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mendetail mengenai diri Anda atau sebuah kasus. Jika Anda menganggap hal tersebut tidak penting untuk dibicarakan, Anda tidak harus menjelaskannya. Namun, jangan pernah mengalihkan perbincangan karena akan mengubah suasana komunikasi yang telah tercipta. Baca lebih lanjut

MOMENTUM, Rahasia Sukses

By Billy Boen

Kalau mau sukses, pertama anda harus tahu apa yang mau dicapai. Setelah itu, lakukan perencanaan, dan ‘just do it’.

Seringkali, di berbagai seminar saya ditanya, “Mas, gimana caranya untuk ngga berasa malas? Untuk memotivasi diri?” Ada juga yang bertanya, “Mas, kadang kita punya ide, trus pas ngejalanin,… di tengah jalan jadi malas. Kenapa ya?”

Nah, dari awal tahun 2011 ini, campaign yang saya dengungkan adalah “MAKE IT HAPPEN”. Apa artinya? Saya ingin mengajak anda (dan diri saya sendiri juga) untuk merealisasikan apa yang anda (dan saya) mau capai selama ini, di tahun ini!

Apa hubungannya pertanyaan-pertanyaan di atas dengan campaign ini? Jelas erat! Untuk ngga malas, untuk selalu memiliki motivasi yang tinggi dan pas ngejalanin bisa terus sampai selesai, itu adalah proses di dalam “MAKE IT HAPPEN”, menjadikan ide/target menjadi suatu kenyataan.

Gimana caranya?

Gunakan momentum! Biasanya, ketika punya ide, kita merasa excited. Trus kita mulai merencanakan gimana-gimananya. Mencoba untuk research kecil-kecilan. Ketemu dengan banyak orang, minta pendapat, baca buku, dan lain-lain. Begitu ‘semua’ sudah terkumpul dan punya pede yang cukup, baru mulai do it.

Ngga ada yang salah dengan step-step di atas. Tapi yang ngga disadari banyak orang adalah, mereka melakukannya terlalu lama! Saya kalau punya ide, dapat inspirasi apa yang mau saya capai… saya langsung tulis apa yang saya pikirkan. Mencoba brainstorming sendiri. Besokannya harus sudah ada langkah kongkret. Sembari mengambil langkah awal (langkah awal tidak akan pernah berakibat fatal, namanya juga langkah awal), saya terus merencanakan langkah-langkah selanjutnya.

Secara psikologis, manusia itu bosenan. Jadi kalau ada 1 ide,… ngga dimulai-mulai, lama-lama Agan akan berasa bosen, apalagi pas lagi proses perencanaan mulai ditemukan hal-hal yang membuat ide tersebut ngga secermelang yang diperkirakan diawal, terlebih lagi, kalau ternyata ngga segampang yang dipikirkan. Mulai jalaninnya juga udah dengan rasa malas, rasa susah.

Jadi, kuncinya… gunakan momentum! Ketika datang ide, lakukan secepat mungkin proses-proses awal perencanaannya. Langsung ambil langkah awal, sambil memikirkan langkah-langkah selanjutnya… selagi masih excited!

Pemikiran saya inilah yang membuat banyak orang berpandangan kerja saya CEPAT. Kalau anda bisa kerja dengan cepat, maka dalam suatu periode, anda pun akan bisa menyelesaikan (mencapai) lebih banyak hal dibandingkan orang lain. Kalau banyak yang bisa anda hasilkan,… dan secara terus menerus, ya berarti anda akan memiliki chance untuk sukses lebih besar.

Gunakan momentum!

Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7747875

Berorganisasi, Bikin Cerdas dan Berguna

Saat anak memiliki kegiatan ekstrakulikuler (ekskul) di sekolah, terlibat dalam organisasi siswa atau berkegiatan di luar rumah, ini pertanda positif bagi pengembangan dirinya. Sebagai guru atau orangtua, tugasnya adalah memberikan dukungan.

Libatkan anak dalam berbagai festival, bukan kompetisi. Bebaskan mereka menampilkan dirinya dengan pendekatan heterogenitas, bukan homogen.
— Arief Rachman–

Pakar Pendidikan, Prof Dr Arief Rachman MPd, menyarankan sebaiknya anak mulai dilibatkan dalam kegiatan kolektif sejak usia TK. Anak yang berorganisasi sejak kecil memiliki kepribadian lebih efektif dan efisien. Anak juga akan tumbuh menjadi pribadi cerdas dan berguna, bukan sekadar pintar di sekolah.

“Anak mulai TK perlu terlibat dalam kegiatan bersifat hobi, kegiatan yang sifatnya kolektif. Bisa berupa drama, menari, pentas musik, menggambar, sesuatu yang digemari dan menjadi talentanya. Libatkan anak dalam berbagai festival, bukan kompetisi. Bebaskan mereka menampilkan dirinya dengan pendekatan heterogenitas, bukan homogen. Lalu, berikan apresiasi atas keberagaman ini. Kompetisi cenderung menggunakan pendekatan standar Baca lebih lanjut

Make A Wish, Then You’ll Get What You Thought! (part II)

lanjutan dari postingan yang ini…

Pulang dari renang, awak nggreges kabeh…… Nggreges adalah istilah jawa untuk pegel-pegel, nyeri, dan kombinasi rasa yang lain yang mengakibatkan tidak enak badan. Bahkan mata mas Aji sampai bethem, sipit, karena iritasi pikirku. Itulah, karena tubuh yang lelah, sesi istirahat di kontrakan sore itu sungguh nyaman, rileks serileks-rileksnya :). Damai rasanya, tubuh yang lelah, gerimis sore hari, nonton tv, teh hangat Baca lebih lanjut