10 Tips Membeli Asuransi

Bagi sebagian orang , khususnya di Indonesia, asuransi mungkin bukanlah suatu hal yang penting diperhatikan. Tapi di negara-negara dengan tingkat ekonomi yang cukup maju, asuransi menempati posisi urgensitas yang tinggi (bahasanya aneh juga sii :P). Profesi agen asuransi di sana cukup disegani, sejajar dengan orang-orang kantoran mungkin, cuma opini sih, hehe.

Ok, postingan ini dalam rangka rencana saya membeli polis asuransi. Biasakanlah menjadi konsumen yang cerdas, (sok bener..) kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan produk yang akn kita beli, bandingkan, kenali kelebihan dan kekurangannya, baru putuskan. Dan tetap, bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Berikut 10 tips membeli asuransi, cek cek cek_____:TKP

Saat akan membeli polis asuransi:

  • Tanyakan apa saja yang dijamin oleh polis dan apa yang tidak. Hal ini mencakup berapa premi yang harus dibayar, apa saja manfaat yang diterima, bagaimana dan kapan manfaat diterima, pertanggungan tambahan apa saja yang dapat diambil, risiko apa saja yang dikecualikan, dll.
  • Ketahui pengalaman dan kualifikasi agen asuransi Anda. Tanyakan berapa lama dia sudah bekerja sebagai agen asuransi dan apa kualifikasinya. Lebih dari 75% agen asuransi tidak bertahan sampai tahun ke-2, bila dia baru bekerja kurang dari 2 tahun, Anda harus siap melihatnya pergi. Setiap agen harus berlisensi agar dapat menjual asuransi. Lisensi menjamin bahwa agen tunduk pada kode etik profesi dan menguasai produk yang dijualnya. Asuransi adalah produk keuangan yang kompleks, tidak semua orang dapat memahaminya tanpa pendidikan yang cukup. Baca lebih lanjut