Quiz PBD

Pertama denger istilah ini di semester satu, aneh. Masa ada kuis dalam sebuah institusi pendidikan??. Hahahahaha, dasar sotoy!

‘Quiz’ dalam pengertian saya ternyata beda dengan kuis yang dimaksud di sini. Di kepala saya, kuis itu tantangan yang memberikan imbalan. Wkwkwkwkwkwkwk, koplak!

Quiz adalah Who Want to be a Millionaire, Super Deal, Siapa Berani?, Apa Ini Apa Itu, dan semua spesiesnjya.

Lalu saat di BSI ada quiz, pertanyaan pertama yang muncul di kepala saya, ‘Hadiahnya apa???’

…..hari ini ada quiz di Lab B, mata kuliah PBD, pake MYSQl. Posisi saya sebagai mahasiswa, dan jawaban saya :

CREATE DATABASE kredit_1999999999999999999999;

==>Aktualnya ya ga ada lah nim 19999999999999999999. Langkah pertamaX membuat database, ya buat databasenya lah.

USE kredit_199999999999999999;

==>Dipilih databasenya. Kenapa harus memilih??? Karena hidup adalah pilihan.

CREATE TABLE motor

(Kdmotor CHAR(4) PRIMARY KEY, merk CHAR(15), jenis CHAR(20), harga NUMERIC);

==>Kebanyakan sih pada ga mendefinisikan fieldnya, alhasil ‘table must have at least one field’ muncul, disertai bunyi ‘tuuutttt’ 🙂

INSERT INTO motor VALUES

(“HNBT”,”Honda”,”Beat”,13000000),(“YMVX”,”Yamaha”,”Vixion”,18000000);

==>Udah punya tempatnya (tabel :red) tinggal diisi lah.

CREATE TABLE transaski

(Notrans CHAR(4) PRIMARY KEY, Kdmotor CHAR(4), tanggal DATE, cicilan NUMERIC(2));

==>The second.

INSERT INTO transaski VALUES

(“NT33″,”HNBT”,”2010/12/10″,32),(“NT34″,”YMVX”,”2010/12/02″,24);

==>Values for the second.

RENAME TABLE transaski TO kredit;

==>Merubah nama tabel ‘transaski’ menjadi ‘kredit’.

ALTER TABLE kredit

MODIFY cicilan INTEGER;

==>Merubash tipe data field ‘cicilan’. End.

Tulisan ini bersifat ‘rahasia’, karena dijamin dapet 100 🙂

First Posting in d’ Lab

Kenapa kita perlu persiapan? Karena hidup itu adalah ketidakpastian 🙂 (OST Ban Bocor Pagi Ini)

Alhamdulillah, akhirnya ban bocor juga untuk yang kesekian kalinya (>_<). Kenapa malah bersyukur?? Sok bijak banget sih, lll. Hehehehe, bukan begitu mas, masalahnya dengan kebocoran ini saya dipaksa untuk mengganti ban, kalau ga bocor lagi, mungkin saya ga akan pernah ganti ban :p

Okey, cukup sekian tentang ban, sekarang saya akan memposting masalah teknis. Oya, banyak yang belum diceritain di sini, dah jarang posting, huhf… Biasa, kesibukan bertambah, saya sekarang orang sibuk, atau paling tidak orang yang menyibukkan diri, hehehe… Let’s get started!!!

MySQL adalah tools opensource untuk membuat sebuah database relasional (Relational Database Management System) yang paling umum digunakan untuk mendukung berbagai bahasa pemrograman. Sifatnya yang ringan dan stabil (100% ngarang) membuat para developer kesengsem, :). Website2 sekelas Facebook (saya kira) masih mengandalkan service dari MySQL. Mungkin banyak dari kita yang masih rancu, MySQL adalah sebuah aplikasi, dan SQL adalah sebuah bahasa query. Jadi dua hal itu (MySQL dan SQL) adalah dua entitas yang berbeda. Maaf, saya menggunakan bahasa tingkat tinggi, wkwkwkwkwkwkwk….

Bahasa query terdiri dari dua golongan (golongan??), yaitu:

# Data Definition Language (DDL) adalah perintah-perintah untuk mendefinsikan struktur database dan juga tabel. Perintah-perintahnya berorientasi kepada ‘bagaimana membangun’. Kalau kita analogikan sebuah rumah, perintah DDL berfokus pada bagaimana rumah akan dibangun, berapa lantai, berapa pintu, berapa luasnya, berapa kamarnya, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan struktur perancangannya.

# Data Manipulation Language (DML) adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan ‘bagaimana memanipulasi’ isi dari sebuah database. Memanipulasi disini bisa menambah, mengubah, atau menampilkan isi. Dalam analogi membangun rumah, perintah-perintah DML ini berfokus pada ‘isi rumah’

In this chapter, I’m gonna show you the basic DDL in MySQL, Cekidot gan…. 🙂

Perintah dasar DDL:

1. Membuat database ==> CREATE DATABASE nama_database;

Attention: Berbeda dengan bahasa  query di Ms Access, di dalam MySQl semua perintah harus diakhiri dengan semicolon. Apa itu??? Titik koma;

2. Menggunakan / memilih /mengaktifkan databse ==>> USE nama_database;

Perintahkan ini simple, tapi sangat vital. Berfungsi untuk memilih database mana yang akan kita gunakan dari sekian banyak database yuang mungkin ada di dalam MySQL.

3. Melihat database yang tersimpan di MySQL ==> SHOW DATABASES;

Melihat keseluruhan database yang tersimpan di dalam MySQL.

4. Membuat tabel ==> CREATE TABLE nama_tabel (field1 typedata(size) keterangan, field2 typedata(size) keterangan, fieldn typedata(size) keterangan);

Untuk size dan keterangan sifatnya oopsional, disesuaikan dengan situasi, kondisi, toleransi, jangkauan, dan pantauan (kamsudnya???) 😛

5. Melihat tabel-tabel di dalam sebuah database ==>> SHOW TABLES;

Seperti kita (kita???) ketahui, sebuah database terdiri dari banyak tabel, atau mungkin cuma satu. Perintah ini berfungsi untuk menampilkan tabel-tabel di dalam sebuah database.

6. Melihat struktur dari sebuah tabel ==> DESC nama_tabel;

7. Mengubah struktur dari sebuah tabel ==>> ALTER TABLE nama_tabel [perintah tambahan][keterangan];

Printah tambahannya dapat berupa RENAME, ADD, CHANGE, MODIFY dll. Untuk keterangan dapat berupa kondisi WHERE…

To be continue…